REMPAH INDONESIA LEBIH UNGGUL

193
rempah-rempah menjadi perhatian indonesia saat ini.

Hijaudaun.net – Kekayaan alam Indonesia sangat melimpah ruah. Termasuk keragaman rempah-rempahnya. Tak heran jika negara asing ingin menguasai tanah air beserta kekayaan rempahnya.

Presiden Joko Widodo yakin bahwa rempah-rempah di Indonesia akan terus unggul. Jokowi tak ingin Indonesia kalah bersaing dengan negara lain soal rempah-rempah. Mendukung program tersebut, Jokowi meminta perlunya prioritas pada pembenahan bidang perkebunan rempah-rempah demi kedaulatan rempah-rempah di Indonesia.

Jokowi mengatakan, mulai 2018 mendatang akan dilakukan pemetaan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang serta Kementerian Pertanian. Harapannya,  pemerintah dapat mengoptimalkan perkembangan sektor rempah di Indonesia.

Kata Jokowi, pemerintah telah mengagarkan dana untuk peningkatan potensi rempah Indonesia sebesar Rp 2,4 triliun pada tahun 2017 dan menambahnya menjadi Rp 3 triliun pada 2018 mendatang.

“Jangan sampai kita kalah sama Filipina, kopi kalah sama Brazil, pala kalah sama Vietnam. Nah ini mau kita benahi pelan-pelan,” ujar Jokowi di Kabupaten Musi Banyuasin, Jumat (13/10).

Bentuk nyata dilakukan Jokowi melalui pemberian bantuan benih komoditi perkebunan sebanyak 35,5 juta batang. Bantuan benih tersebut antara lain, benih kopi 4,8 juta batang, benih pala 2,7 juta batang, benih lada 2 juta batang dan benih karet 5,7 juta batang.

Sedangkan pada 2018 nanti anggaran Rp 3 triliun rencananya akan dibelanjakan untuk membeli benih sekitar 40 juta batang.  prioritas pada tanaman rempah seperti pala, lada, cengkeh serta kopi dan karet.

“Kita ingin petani kita berdaulat dan Indonesia kembali berjaya dalam kedaulatan rempah,” ujar Jokowi.