Pasar Tani Lokal Digemari Turis Internasional

211
seorang warga negara asing sedang tertarik membeli produk pasar tani. (ViviAnita/Hijau Daun NET)

Hijaudaun.net – Buah dan sayur yang ditanam oleh petani lokal banyak digemari oleh wisatawan asing. Para Warga Negara Asing (WNA) yang berdomisili di Bali pun berbondong-bondong mendatangi Pasar Tani yang menjual hasil pertanian organik yang digelar warga sekitar.

Pada pertengahan Oktober 2017 lalu, Green School Bali menggelar Pasar Tani. Sekolah berbasis ala mini terletak di Jalan Raya Sibang Kaja, Banjar Saren, Kecamatan Abiansrmal, Kabupaten Badung menggelar panen raya.Green School Bali adalah yayasan pendidikan yang berprinsip permakultur atau kebudayaan yang permanen.

Pasar Tani yang diadakan oleh Green School Bali ini dilaksanakan setiap dua minggu sekali, tepatnya setiap Jumat mulai dari 13.00 – 17.00 WITA. Puluhan pedagang menjajakan hasil tani miliknya. Antaralain, beraneka macam sayuran, buah, rempah-rempah yang tentunya semua organik.

Banyak juga pedagang yang juga menjual bahan olahan hasil pertanian seperti salad, minuman sari jeruk, makanan ringan, ekstrak buah tanpa pengawet dan lain sebaginya. Pembeli pasar tani ini kebanyakan dari orangtua dan pelajar dari Green School. Tak ketinggalan guru dan staf di sekolah tersebut. Banyak pembeli berasal dari WNA asal Eropa, Amerika, dan Asia yang mengenyam pendidikan di sekolah berbasis alam tersebut.

Banyak inovasi dari bahan olahan hasil pertanian yang juga dijual oleh pedagang. Tampaknya, wisatawan dan WNA yang datang sangat antusias membeli produk lokal itu. So, tak ada alasan buat kita untuk mengonsumsi produk pertanian dalam negeri kan? (cung)