ALPUKAT TANPA BIJI, BUAH SEHAT MASA KINI

224
(trenlagi.com)

Hijaudaun.net – Nikmatnya buah apukat perlu diacungi empat jempol sekaligus. Selain buahnya yang mengandung banyak manfaat, juga enak dinikmati langsung. Saat ini, perkembangan teknologi pertanian, muncul alpukat tanpa biji atau biasa dikenalkan dengan nama Cocktail Avocado.

Jenis alpukat ini merupakan hasil dari bunga alpukat yang belum dieliminasi. Mereka dapat berkembang di banyak kultivar di dalam spesies Persea Americana, namun paling sering terjadi pada Fuertes dan Mexicolas. Cocktail Avocado tidak boleh dianggap sebagai varietas yang terpisah, namun merupakan hasil faktor genetik akibat kurangnya serangga penyerbuk, atau bahkan perubahan iklim yang tiba-tiba, sehingga menghambat perkembangan alami benih dan buah.

Pada awalnya Cocktail Avocado ditemukan di Spanyol oleh Charlotte Curtis, agronomist di M&S. Dia mengatakan,  sangat senang dan bersemangat dengan datangnya buah revolusioner ini. Sekarang orang bisa makan alpukat dengan mudah, tanpa memotong lagi. Cocktail Avocado tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari yang mini hingga giant. Tapi jumlahnya sangat terbatas.

Curtis juga memberi tips menikmati Cocktail Avocado dengan cara berbeda. Dia menyarankan untuk menggoreng buah ini terlebih dahulu sebelum dimakan. Bentuknya yang mirip mentimun bayi memiliki panjang kira-kira lima sampai delapan sentimeter dan memiliki kulit mengandung zaitun yang benar-benar dapat dimakan.

( pertanianku.com)

Cocktail Avocado menyediakan hampir dua puluh vitamin, mineral, dan nutrisi bermanfaat lainnya. Buah ini merupakan sumber vitamin E. Saat disajikan dengan buah dan sayuran lainnya, alpukat ini memiliki kemampuan untuk bertindak sebagai penguat penyerapan nutrisi, membantu tubuh menyerap lebih banyak nutrisi dalam lemak, seperti alfa-karoten, beta-karoten , dan lutein.

Karotenoid ini saat ini sedang dipelajari untuk peran mereka dalam memfasilitasi kesehatan jantung, mata, dan prostat. Alpukat pada umumnya memiliki lemak tak jenuh tunggal, atau asam lemak, seperti asam oleat, yang diketahui secara signifikan melindungi terhadap kanker payudara dan kanker prostat. Lemak monounsaturated juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat LDL dan meningkatkan kolesterol HDL yang sehat.