TEMUKAN SINTESIS NANOPARTIKEL KUNYIT EMAS

138

Hijaudaun.net – Di tahun 2011 ia meraih penghargaan Best Poster Award di IMRAM Graduate Student Conference. Dan  di tahun 2017, Yuliati Herbani terpilih sebagai salah satu peneliti perempuan Indonesia yang memenangkan L’Oréal For Women in Science. Salah satu hasil karyanya yakni Sintesis Nanopartikel Kunyit-Emas dengan Teknik Ablasi LaserPerempuan tanah air memiliki banyak sekali karya yang diakui secara internasional. Sebut saja, Dr. Yuliati Herbani yang memiliki ketertarikan dunia sains dari kecil menjadikannya peneliti di Puslit Fisika LiPI.

Yuliati ingin berkontribusi lebih kepada para perempuan, di mana kanker serviks dan kanker payudara masih menjadi pembunuh fatal untuk perempuan.

Dengan memanfaatkan keunggulan dari masing-masing nanopartikel, diharapkan adanya efek sinergi dengan efek samping minimal untuk terapi kanker yang saat ini masih dalam tahap uji klinis.

Penelitian ini berbeda karena pembuatan nanopartikel dilakukan melalui sintesis kimia yang memiliki beberapa efek samping seperti sisa residu, namun dengan sintesis fisika (laser), nanopartikel yang dihasilkan lebih bersih.

Emas sudah biasa digunakan dalam pembuatan nanopartikel. Kunyit (kurkumin) yang diketahui memiliki kemampuan untuk mematikan sel  kanker, sayangnya masih belum digunakan untuk obat kanker secara klinis  karena tingkat solubilitas yang rendah. Tetapi, kunyit dalam bentuk nanopartikel (Cur-NPs) telah terbukti secara klinis memperlihatkan solubilitas dan bioavailabilitas yang lebih tinggi. Efisiensi terapi dari kunyit akan meningkat dengan mengaplikasikannya dalam berbagai bentuk secara nano. “Saat ini kunyit dalam penelitian dan masih dalam tahap uji klinis,” katanya.