DAMPAK POSITIF ABU VULKANIK

769
Gunung Sinabung melepaskan aliran piroklastik yang terlihat dari Tiga Serangkai, Sumatera Utara, Indonesia, Rabu, 1 April 2015. Gunung Sinabung, di antara sekitar 130 gunung berapi aktif di Indonesia, telah secara sporadis meletus sejak 2010 setelah tertidur lebih dari 400 tahun. (AP Photo / Binsar Bakkara)

Hijaudaun.net – Indonesia merupakan negara yang tersusun dari ribuan pulau. Secara geografis Indonesia terletak diantara Samudera Hindia dan Samudera Pasific, tak heran jika Indonesia menjadi salah satu negara yang dilewati oleh cincin api pasific (Ring of Fire).

Tercatat lebih dariĀ  300 gunung terdapat di Indonesia, hingga 2012 tercatat 127 gunung api yang masih aktif di Indonesia. Tak heran jika rentan oleh bencana akibat letusan gunung api, gempa, dan tsunami.

Beberapa gunung api di Indonesia tercatat dalam sejarah akibat letusannya yang hebat seperti gunung tambora pada tahun 1815, gunung krakatau tahun 1883 yang berdampak secara global. Kondisi geogradis ini membuat Indonesia rentan akan bencana, namun pada sisi lain menjadikan Indonesia sebagai wilayah yang subur dan kaya secara hayati.

Gunung api memang bukan hanya sekedar geologi dan geofisika, melainkan juga masalah budaya. Sudah sering indonesia dilanda oleh bencana letusan gunung api. Namun masyarakat selalu kembali bangkit, karena dibalik kehancuran yang diakibatkan, gunung api menympan banyak berkah tersembunyi.

Debu akibat letusan gunung menyuburkan tanah, sehingga masyarakat yang hidup sekitaran gunung mendapatkan hasil panen yang bagus, selainnya itu jalur lingkaran cincin api ini dapat memberikan potensi energi panas bumi yang dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif. Namun ada beberapa dampak positif lainnya yang di akibatkan letusan dari gunung api, berikut beberapa pemanfaatan dari letusan gunung api.

 

(2.bp.blogspot.com)
  1. MENYUBURKAN TANAH

Abu vulkanik yang keluar dari gunung berapi sering mengandung berbagai nutrisi yang sangat penting untuk tanah. Nutrisi yang bercampur dengan tanah akan membentuk tanah yang lebih subur. Proses ini tidak membutuhkan waktu lama. biasanya abu vulkanik memiliki bentuk butiran yang sangat halus sehingga mudah memecah struktur senyawa dalam tanah. Dampak ini dapat kita lihat secara langsung yaitu kawasan di sekitar pegunungan selalu subur.

  1. TERCIPTANYA PARIWISATA

Pada 2010 gunung merapi yogyakarta mengalami erupsi yang cukup besar dan mengakibatkan terkuburnya beberapa desa bagian selatan dari gunung tersebut. Tak larut dalam kesedihan, warga sekitar memanfaatkan bagian yang telah terkena erupsi gunung merapi sebagai destinasi wisata baru LAVA TOURĀ  bagi warga yogyakarta, mencoba mencontoh dari gunung bromo, para wisatawan diajak mengelilingi wilayah bekas erupsi menggunakan kendaran jeep.

  1. SEBAGAI BAHAN CAMPURAN UNTUK BANGUNAN

Abu vulcanik yang keluar saat gunung berapi erupsi memiliki kandungan material yang bagus sebagai campuran untuk bahan bangunan. Bahkan dibeberapa negara, abu vulcanik digunakan sebagai campuran untuk pembuatan semen dan beton.

(2.bp.blogspot.com)
  1. BAHAN BAKU KOSMETIK

Di Jepang terdapat sebuah perusahaan kosmetik, Beautician Kayako Matano merupakan salah satu perusahaan kosmetik yang menggunakan abu vulcanik sebagai bahan utama pembuatan kosmetik. Tengen merupakan produk petama yang berhasil laku dipasaran pada tahun 1994. Masyarakat Jepang percaya bahwa tengen dapat membersihkan wajah hingga kepori-pori tanpa merusak kulit wajah.